Sabtu, 01 Juni 2013

Tulisan : Jurnal Analisis CVP

Nama : Vania Putri Rahmanto
NPM : 21209541
Kelas : 4EB13



ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT DALAM UPAYA MERENCANAKAN LABA PERUSAHAAN PADA CV. LESTARI


ABSTRAK

Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis biaya, volume penjualan, dan profit berupa laba sasaran yang ingin dicapai oleh perusahaan. Hal ini dibutuhkan untuk membantu pemimpin perusahaan dalam merencanakan laba jangka pendek dalam rangka mendapatkan keuntungan yang optimal. Dalam analisis CVP terdapat beberapa parameter yang berguna untuk merencanakan laba yaitu meliputi analisis margin kontribusi, titik impas (break event point), Margin Of Safety (MOS), Tuasan Operasi, Laba Sasaran, dan test ulang. Semua analisis tersebut dilakukan dalam bentuk perbandingan dengan mengasumsikan perusahaan lainnya sebagai pembanding.

Kata Kunci: Cost Volume Profit, Volume Penjualan, dan Laba Sasaran


PENDAHULUAN

Dalam era globalisasi perusahaan sering mengalami hambatan operasional dalam mencapai laba yang diharapkan waktu yang akan datang. Laba merupakan ukuran pencapaian keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Setiap perusahaan pasti menghendaki laba yang lebih besar daripada biaya yang dikeluarkannya dalam melakukan kegiatan operasional. Laba dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu volume produk yang dijual, harga jual produk, dan biaya. Salah satu alat analisis yang dapat digunakan untuk menghubungkan ketiga faktor yang mempengaruhi laba tersebut adalah analisis cost-volume-profit (CVP). Analisis CVP membantu manajer dalam memahami perilaku total biaya, total pendapatan, dan laba operasi saat perubahan terjadi dalam tingkat keluaran, harga jual, biaya variabel, atau biaya tetap. Dengan demikian, analisis CVP dapat membantu manajer dalam perencanaan dan pengambilan keputusan untuk menentukan laba yang optimal. Dalam pengimplementasiannya, analisis cost-volume-profit terkait dengan break-even point (titik impas). Oleh karena itu, apabila perusahaan tidak mencapai hasil penjualan yang lebih besar dari hasil penjualan pada tingkat break-even point atau tidak mencapai hasil penjualan yang telah ditetapkan, jadi perusahaan harus dapat mengetahui penyebabnya dan berusaha untuk mencapai hasil penjualan yang lebih besar sehingga dapat diperoleh laba yang optimal.
CV. Lestari merupakan industry perusahaan yang memproduksi mainan anak-anak yang terbuat dari batang rotan dan kertas warna. Perusahaan tersebut memproduksi sendiri mainan anak-anak yang dijualnya. Perusahaan berasumsi bahwa bisnis ini akan disukai oleh masyarakat, terutama kalangan anak kecil, karena mengingat harganya yang murah, sehingga potensi ini merupakan peluang bisnis yang memiliki prospek yang sangat baik. Target perusahaan ini yaitu menjual produk dengan harga murah guna mendapatkan keuntungan yang besar. Peluang tersebut dapat tercapai bilamana perusahaan dapat menentukan volume penjualan yang dapat mengendalikan biaya tetap dan variabel dalam satu periode tertentu, sehingga dapat memberikan keuntungan yang paling maksimal.
Seluruh biaya kegiatan usaha CV. Lestari meliputi biaya operasional yang dapat dikelompokkan ke dalam dua kelompok biaya yaitu biaya variabel dan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan kertas untuk membuat mainan dan upah langsung tenaga kerja. Biaya tetap terdiri dari biaya sewa stand dan biaya gaji penunggu stand. Dalam upaya untuk mencapai target penjualan, perusahaan membuka stand di pasar tradisional dalam rangka melakukan usaha pemasaran yang gencar dan lebih menekankan pada hasil yang ingin dicapai.
Selama ini, CV. Lestari belum pernah melakukan analisis cost-volume-profit (CVP) dalam perencanaan labanya. Biasanya perusahaan tersebut memperkirakan besarnya laba yang ingin dicapai berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya dan hanya memperkirakan saja laba tersebut, yang biasanya lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

TINJAUAN PUSTAKA

Peranan Akuntansi Biaya
Menurut Carter dan Usry (2009) peranan dari akuntansi biaya adalah akuntansi biaya melengkapi manajemen dengan alat yang diperlukan untuk aktivitas-aktivitas perencanaan dan pengendalian, memperbaiki kualitas dan efisiensi, serta membuat keputusan-keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.

Tujuan Pokok Akuntansi Biaya
Menurut Mulyadi (1999) akuntansi biaya mempunyai tiga tujuan pokok: (1) penentuan harga pokok produk (COGM); (2) pengendalian biaya; (3) pengambilan keputusan khusus.

Biaya
Menurut Suad Husnan ( 2002:161 ), “Biaya adalah kas atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat saat ini atau dimasa yang akan datang bagi organisasi.”
Biaya tetap (Fixed Cost) adalah jenis biaya yang selama kisaran waktu operasi tertentu atau tingkat kapasitas produksi tertentu selalu tetap jumlahnya atau tidak berubah walaupun volume produksi berubah.
Biaya variabel (Variable Cost) adalah jenis-jenis biaya yang besar kecilnya tergantung pada banyak sedikitnya volume produksi. Apabila volume produksi bertambah maka biaya variabel akan meningkat, sebaliknya apabila volume produksi berkurang maka biaya variabel akan menurun. Dalam analisis titik impas disyaratkan bahwa perubahan biaya variabel ini sebanding dengan perubahan volume produksi, sehingga biaya variabel per unit barang yang diproduksi bersifat tetap.


Laba
Menurut Sofyan Syafri Harahap (2002:227), ”Laba ialah semua biaya yang telah dikenankan dan dapat dikurangkan pada penghasilan.”
Perencanaan laba adalah suatu uraian keuntungan dengan jelas menangani hasil-hasil yang diharapkan dari keputusan-keputusan. karena menunjukan dengan jelas sasaran menurut harapan waktu dan hasil keuangan yang diharapkan untuk tiap segmen kesatuan untuk pelaporan bulanan kepada manajemen
Adapun faktor-faktor yang harus dipertimbangkan oleh pihak manajemen dalam menerapkan sasaran laba adalah sebagai berikut :
1.      Laba atau rugi yang dialami dari volume penjualan tertentu
2.      Volume penjualan yang harus dicapai untuk menutup seluruh biaya yang terpakai untuk menghasilkan laba yang memadai agar dapat membayar deviden bagi saham preferen  dan saham biaya dan untuk menahan sisa laba yang cukup, guna memenuhi kebutuhan perusahaan dimasa yang akan datang
3.      Break Even Point atau Titik Impas
4.      Volume penjualan yang dapat dihasilkan oleh kapasitas operasi pada saat nol
5.      Kapasitas operasi yang diperlukan untuk mencapai sasaran laba

Analisis Cost-Volume-Profit (CVP)
Analisis biaya volume laba (cost-volume-profit analysis) merupakan alat yang berguna untuk perencanaan dan pengambilan keputusan, khususnya jangka pendek, karena analisis ini menekankan pada keterkaitan antara biaya, jumlah yang dijual, dan harga. Analisis biaya volume laba juga dapat menjadi alat yang berharga untuk mengidentifikasi luas dan besarnya masalah ekonomi yang dihadapi perusahaan dan membantu menunjukkan secara tepat jawaban yang diperlukan. “Analisis biaya volume laba adalah alat pengambilan keputusan berjangka pendek “ (Hansen dan Mowen, 2000:429). Analisis biaya volume laba memiliki berbagai macam parameter yang bermanfaat untuk perencanaan laba jangka pendek diantaranya adalah Impas (Break Even Point), Titik Penutupan Usaha (Shut Down Point), Degree Of Operating Leverage, dan Margin Of Safety (Mulyadi, 2001:226).
Menurut Garrison et al. (2008), Analisis cost-volume-profit adalah “analisis biaya-volume-laba (cost-volume-profit–CVP) adalah salah satu dari beberapa alat yang sangat berguna bagi manajer dalam memberikan perintah. Alat ini membantu mereka memahami hubungan timbal balik antara biaya, volume, dan laba dalam organisasi dengan memfokuskan pada interaksi antar lima elemen: harga produk;volume atau tingkat aktivitas;biaya variabel per unit; total biaya tetap; dan bauran produk yang dijual.”

Analisis Break Event Point (Titik Impas)
Menurut Carter dan Usry (2005), “Break-even point (tititk impas) adalah titik di mana biaya dan pendapatan adalah sama. Tidak ada laba maupun rugi pada titik impas. Dalam mencapai break-even point, maka target laba adalah nol.



Hubungan Analisis Cost-Volume-Profit dengan Perencanaan Laba
Menurut Mulyadi (2001), laba perusahaan dalam jangka pendek dipengaruhi oleh pendapatan (hasil kali volume penjualan dengan harga jual), biaya variabel, dan biaya tetap. Analisis cost-volume-profit merupakan teknik yang menggunakan informasi akuntansi diferensial
untuk membantu manajemen dalam perencanaan laba. Manajemen akan dihadapkan pada pemilihan alternatif apakah harga jual produk dalam tahun anggaran yang akan datang perlu diturunkan untuk mengungguli posisi pesaingnya di pasar. Jika harga jual produk diturunkan, kemungkinan yang akan terjadi adalah volume penjualan akan naik. Jika volume penjualan baik, anggaran biaya di masa yang akan datang akan naik pula. Dengan mengetahui dampak terhadap laba, setiap alternatif tindakan yang dipertimbangkan sekarang, manajemen akan memiliki dasar yang kuat untuk memilih, sehingga ia akan mampu mengambil keputusan secara ekonomis rasional.

METODE PENELITIAN

Objek Penelitian
Objek dari penelitian ini adalah Analisis Cost-Volume-Profit dalam upaya merencanakan laba pada CV. Lestari, yang berlokasi di Jalan Cenderawasih No.6 Jakarta Barat.

Alat Analisis yang Digunakan
Dalam Penelitian ini penulis menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Analisis deskriptif dilakukan dengan memberikan gambaran hasil perhitungan yang mudah dipahami dengan mendesain program yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan perhitungan suatu kasus analisis CVP. Analisis Kuantitatif dilakukan dalam bentuk perhitungan suatu kasus CVP pada CV. Lestari.
Alat analisis deskriptif yaitu menggunakan Visual Basic 6.0, sedangkan alat analisis kuantitatif dilakukan dengan melakukan perhitungan manual.

Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang akan diteliti terdiri dari berbagai sumber yaitu dilakukan
dengan cara:
1.        Penelitian Lapangan (Field Research)
Yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung di perusahaan yang menjadi objek penelitian, dengan tujuan untuk mendapatkan data perkiraan harga jual dan biaya dalam produksi. Data yang diperoleh merupakan data primer yang diperoleh dengan cara observasi (pengamatan langsung) dan interview (wawancara).
2.        Penelitian Kepustakaan (Library Research)
Penelitian kepustakaan dilakukan sebagai usaha guna memperoleh data yang bersifat teori sebagai pembanding dengan data penelitian yang diperoleh. Data tersebut dapat diperoleh dari literature, catatan kuliah serta tulisan lain yang berhubungan dengan penelitian. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini dibagi dalam dua jenis, yaitu data primer (data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti) dan data sekunder (data yang berfungsi sebagai pelengkap data primer).


PEMBAHASAN

Berikut ini adalah data harga jual dan biaya per hari CV. Lestari untuk memproduksi mainan:
1.    Kertas karton dan kertas warna per satuan terompet Rp 300,00
2.    Upah membuat terompet per satuan mainan Rp 500,00
3.    Biaya sewa stand per malam Rp 13.000,00
4.    Gaji penunggu stand per malam Rp 5.000,00
5.    Harga jual per satuan Rp 1000,00

Hitunglah :
1.      Pendekatan Margin contribusi
2.      Titik impas dalam unit dan titik impas dalam rupiah menggunakan margin kontribusi
3.      Margin Of Safety (MOS) apabila terompet yang terjual 200 unit
4.      Tuasan Operasi (Operating Leverage)  apabila dibandingkan dengan CV. Aneka Kreasi (Salah satu perusahaan yang memproduksi mainan anak-anak juga) dengan laporan sebagai berikut :
CV. Aneka Kreasi
Jumlah            
Penjualan                    Rp 200.000,00          
Biaya Variabel            (Rp 138.000,00)         
Margin Kontribusi      Rp    62.000,00
Biaya Tetap                (Rp    40.000,00)                    
Laba Bersih                Rp     22.000,00
( dengan asumsi CV. Lestari dan CV. Aneka Kreasi penjualannya di naikkan sebesar 10%)
5.      Laba Sasaran apabila laba yang diharapkan sebesar Rp 8000
6.      Analisis
Analisis:
            Secara akuntansi data tersebut bisa di sajikan:
Harga jual per satuan                                      Rp 1000,00
Biaya variabel per satuan:
                        bahan kertas                                       Rp 300,00
                        upah langsung                                     Rp 500,00      
Biaya variabel per satuan                                Rp 800,00
Biaya tetap per malam:
                        sewa stand                                        Rp 13.000,00
                        gaji tetap penunggu stand                   Rp   5.000,00
Biaya tetap per malam                                    Rp 18.000,00 

a.                  Margin kontribusi dalam rupiah
            Penjualan per unit                               Rp       1000,00
            Biaya variabel per unit                   (             800,00 )
            Margin kontribusi per unit                                200,00
                                   
            *) Ratio margin kontribusi      =          Margin Kontribusi       X 100%
                                                                            Penjualan

                                                         =          Rp 200,00       X 100%
                                                                     Rp 1000,00
                                         =               20%









PEMROGRAMAN
FORM 1

Gambar 1 Output Perhitungan Biaya, Margin Kontribusi, dan Titik Impas dengan Visual Basic 6.0


Private Sub Command1_Click()
Form1.Hide
Form2.Show
End Sub
Private Sub MaskEdBox3_LostFocus()
MaskEdBox4 = Val(MaskEdBox2) + Val(MaskEdBox3)
MaskEdBox5.SetFocus
End Sub
Private Sub MaskEdBox6_LostFocus()
MaskEdBox7 = Val(MaskEdBox5) + Val(MaskEdBox6)
MaskEdBox8 = Form1.MaskEdBox1
MaskEdBox9 = Val(MaskEdBox4)
MaskEdBox10 = Val(MaskEdBox8) - Val(MaskEdBox9)
MaskEdBox11 = Val(MaskEdBox10)
MaskEdBox12 = Val(MaskEdBox8)
MaskEdBox13 = Val(MaskEdBox11) / Val(MaskEdBox12) * 1
MaskEdBox14 = Val(MaskEdBox7)
MaskEdBox15 = Val(MaskEdBox10)
MaskEdBox16 = Val(MaskEdBox14) / Val(MaskEdBox15)
MaskEdBox17 = Val(MaskEdBox14)
MaskEdBox18 = Val(MaskEdBox13)
MaskEdBox19 = Val(MaskEdBox17) / Val(MaskEdBox18)
Command1.SetFocus
End Sub

FORM 2



Gambar 2 Output Perhitungan MOS dan Tuasan Operasi dengan Visual Basic 6.0

Private Sub Command1_Click()
Form2.Hide
Form1.Show
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Form2.Hide
Form3.Show
End Sub
Private Sub Form_Activate()
MaskEdBox1 = Form1.MaskEdBox8
MaskEdBox5 = Form1.MaskEdBox9
MaskEdBox9 = Form1.MaskEdBox10
MaskEdBox2.SetFocus
End Sub
Private Sub MaskEdBox2_LostFocus()
On Error Resume Next
MaskEdBox3 = Val(MaskEdBox1) * Val(MaskEdBox2)
MaskEdBox4 = (Val(MaskEdBox3) / Val(MaskEdBox3)) * 100
MaskEdBox6 = Val(MaskEdBox2)
MaskEdBox7 = Val(MaskEdBox5) * Val(MaskEdBox6)
MaskEdBox8 = (Val(MaskEdBox7) / Val(MaskEdBox3)) * 100
MaskEdBox10 = Val(MaskEdBox6)
MaskEdBox11 = Val(MaskEdBox9) * Val(MaskEdBox10)
MaskEdBox12 = (Val(MaskEdBox11) / Val(MaskEdBox3)) * 100
MaskEdBox13 = Form1.MaskEdBox17
MaskEdBox14 = Val(MaskEdBox11) - Val(MaskEdBox13)
MaskEdBox15 = Val(MaskEdBox13)
MaskEdBox16 = Form1.MaskEdBox18
MaskEdBox17 = Val(MaskEdBox15) / Val(MaskEdBox16)
MaskEdBox18 = Val(MaskEdBox3)
MaskEdBox19 = Val(MaskEdBox17)
MaskEdBox20 = Val(MaskEdBox18) - Val(MaskEdBox19)
MaskEdBox21 = Val(MaskEdBox20)
MaskEdBox22 = Val(MaskEdBox18)
MaskEdBox23 = Val(MaskEdBox21) / Val(MaskEdBox22)
MaskEdBox24 = Val(MaskEdBox22)
MaskEdBox25 = Val(MaskEdBox4)
MaskEdBox26 = Val(MaskEdBox7)
MaskEdBox27 = Val(MaskEdBox8)
MaskEdBox28 = Val(MaskEdBox11)
MaskEdBox29 = Val(MaskEdBox12)
MaskEdBox30 = Val(MaskEdBox13)
MaskEdBox31 = Val(MaskEdBox14)
MaskEdBox32 = Val(MaskEdBox24)
MaskEdBox33 = Val(MaskEdBox25)
MaskEdBox34.SetFocus
End Sub
Private Sub MaskEdBox34_LostFocus()
On Error Resume Next
MaskEdBox33 = (Val(MaskEdBox32) / Val(MaskEdBox32)) * 100
MaskEdBox35 = (Val(MaskEdBox34) / Val(MaskEdBox32)) * 100
MaskEdBox36 = Val(MaskEdBox32) - Val(MaskEdBox34)
MaskEdBox37 = (Val(MaskEdBox36) / Val(MaskEdBox32)) * 100
MaskEdBox38.SetFocus
End Sub
Private Sub MaskEdBox38_LostFocus()
On Error Resume Next
MaskEdBox39 = Val(MaskEdBox36) - Val(MaskEdBox38)
MaskEdBox40 = 10
MaskEdBox41 = Val(MaskEdBox24) + (Val(MaskEdBox24) * 10 / 100)
MaskEdBox42 = Val(MaskEdBox25)
End Sub
Private Sub MaskEdBox43_LostFocus()
On Error Resume Next
MaskEdBox44 = Val(MaskEdBox27)
MaskEdBox45 = Val(MaskEdBox41) - Val(MaskEdBox43)
MaskEdBox46 = Val(MaskEdBox30)
MaskEdBox47 = Val(MaskEdBox45) - Val(MaskEdBox46)
MaskEdBox48 = Val(MaskEdBox41)
MaskEdBox49 = Val(MaskEdBox33)
End Sub
Private Sub MaskEdBox50_LostFocus()
MaskEdBox51 = Val(MaskEdBox35)
MaskEdBox52 = Val(MaskEdBox48) - Val(MaskEdBox50)
MaskEdBox53 = Val(MaskEdBox37)
MaskEdBox54 = Val(MaskEdBox38)
MaskEdBox55 = Val(MaskEdBox52) - Val(MaskEdBox54)
MaskEdBox56 = Val(MaskEdBox28)
MaskEdBox57 = Val(MaskEdBox31)
MaskEdBox58 = Val(MaskEdBox56) / Val(MaskEdBox57)
MaskEdBox59 = Val(MaskEdBox36)
MaskEdBox60 = Val(MaskEdBox39)
MaskEdBox61 = Val(MaskEdBox59) / Val(MaskEdBox60)
MaskEdBox62 = Val(MaskEdBox40)
MaskEdBox63 = Val(MaskEdBox58)
MaskEdBox64 = Val(MaskEdBox62) * Val(MaskEdBox63)
MaskEdBox65 = Val(MaskEdBox62)
MaskEdBox66 = Val(MaskEdBox61)
MaskEdBox67 = Val(MaskEdBox65) * Val(MaskEdBox66)
MaskEdBox68 = Val(MaskEdBox29)
End Sub
 
FORM 3

Gambar 3 Output Perhitungan Laba Sasaran dan Test Ulang dengan Visual Basic 6.0


Private Sub Command1_Click()
End
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Form3.Hide
Form2.Show
End Sub
Private Sub Form_Activate()
MaskEdBox1 = Form1.MaskEdBox1
MaskEdBox2 = Form1.MaskEdBox4
MaskEdBox3 = Form1.MaskEdBox7
MaskEdBox4.SetFocus
End Sub
Private Sub MaskEdBox4_LostFocus()
MaskEdBox5 = Val(MaskEdBox1) - Val(MaskEdBox2)
MaskEdBox6 = Val(MaskEdBox3) + Val(MaskEdBox4)
MaskEdBox7 = Val(MaskEdBox6)
MaskEdBox8 = Val(MaskEdBox5)
MaskEdBox9 = Val(MaskEdBox7) / Val(MaskEdBox8)
MaskEdBox10 = Val(MaskEdBox3)
MaskEdBox11 = Val(MaskEdBox4)
MaskEdBox12 = Val(MaskEdBox1)
MaskEdBox13 = Val(MaskEdBox2)
MaskEdBox14 = Val(MaskEdBox9)
MaskEdBox15 = Val(MaskEdBox10)
MaskEdBox16 = Val(MaskEdBox11)
MaskEdBox17 = Val(MaskEdBox12)
MaskEdBox18 = Val(MaskEdBox13)
MaskEdBox19 = Val(MaskEdBox14)
MaskEdBox20 = Val(MaskEdBox1)
MaskEdBox21 = Val(MaskEdBox19) * Val(MaskEdBox20)
MaskEdBox22 = Val(MaskEdBox19)
MaskEdBox23 = Val(MaskEdBox20)
MaskEdBox24 = Val(MaskEdBox21)
MaskEdBox25 = Val(MaskEdBox22)
MaskEdBox26 = Val(MaskEdBox18)
MaskEdBox27 = Val(MaskEdBox16)
MaskEdBox28 = Val(MaskEdBox7)
MaskEdBox29 = Val(MaskEdBox15)
MaskEdBox30 = Val(MaskEdBox27)
Command2.SetFocus
End Sub

PENUTUP

Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa Laba sasaran yang diekspektasikan oleh CV. Lestari adalah tepat setelah dilakukan test ulang perhitungan CVP.

Saran


1.        CV. Lestari sebaiknya menetapkan kebijakan dengan segera terhadap hasil usaha perusahaan jika terjadi perubahan-perubahan variabel yang mempengaruhi contribution margin seperti perubahan biaya tetap, biaya variabel, volume penjualan, dan harga jual.
2.        CV. Lestari sebaiknya menjual 90 unit mainan anak-anak per hari. Atau harus memperoleh hasil penjualan per malam sebesar Rp 90.000,00.




DAFTAR PUSTAKA

Husnan Suad, 2000,”Manajemen Keuangan”, Gramedia , Jakarta

Carter, W. K., dan Usry.(2009). Cost Accounting, 14thedition. South-Western Cengage Learning.

Mulyadi. (1999). Akuntansi Biaya. Edisi Kelima. Penerbit Aditya Media. Yogyakarta.

Mulyadi. (2001). Akuntansi Manajemen: Konsep, Manfaat, dan Rekayasa. Edisi Ketiga. Penerbit Salemba Empat. Jakarta.

Hansen, D.R., dan M.M. Mowen. (2005). Management Accounting, 7thedition.South-Western Cengage Learning.

Garrison, R.H., E.W. Noreen, dan P.C. Brewer. (2008).Managerial Accounting. 12th edition. McGraw Hill.

 




 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar